Pamarican, 24 September 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026, TP PKK Kecamatan Pamarican melaksanakan kegiatan HKG PKK tingkat Kecamatan Pamarican yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pamarican.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para kader PKK se-Kecamatan Pamarican, TP PKK Kecamatan dan Desa, serta sejumlah unsur lainnya, di antaranya Persit Kartika Chandra Kirana, Bhayangkari, dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Selain diisi dengan berbagai kegiatan, acara juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng dan pembagian kacamata dari TP PKK Kabupaten Ciamis kepada dua orang siswa dan siswi MI Cikarang, Desa Bangunsari, serta pembagian doorprize bagi para peserta.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Pamarican, Ny. Ira Irawati Asep, menyampaikan bahwa momentum HKG PKK menjadi pengingat pentingnya peran kader dalam pemberdayaan masyarakat dan keluarga.
Menurutnya, PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan melalui penguatan 10 Program Pokok PKK, khususnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera dan berkarakter.
“PKK menjadi pondasi utama pemberdayaan melalui penguatan 10 Program Pokok PKK. PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan, menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pamarican Asep S. Kodari, S.Sos., M.Si., selaku Pembina PKK Kecamatan Pamarican, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif para kader PKK dalam membantu pemerintah menangani berbagai persoalan di masyarakat, salah satunya terkait stunting.
Ia menyampaikan bahwa angka stunting di Kecamatan Pamarican menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Namun demikian, kader PKK diharapkan tidak berhenti bergerak karena masih terdapat anak-anak yang menjadi cikal bakal atau berisiko mengalami stunting dan membutuhkan perhatian sejak dini.
“Alhamdulillah, stunting di Kecamatan Pamarican sudah mengalami penurunan. Tetapi kita tidak boleh berhenti bergerak. Anak-anak yang menjadi cikal bakal stunting harus menjadi perhatian kita bersama. Ibu-ibu kader PKK berada sangat dekat dengan masyarakat, sehingga memiliki peran penting untuk melakukan edukasi, pendampingan dan memberikan perhatian sejak dini,” ungkapnya.
Selain persoalan stunting, Camat Pamarican juga mengingatkan para orang tua dan kader PKK mengenai penggunaan media sosial di kalangan anak-anak. Menurutnya, perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijak agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.
Ia berharap para orang tua dapat terus mendampingi anak-anak dalam menggunakan media sosial, membatasi waktu penggunaan gawai, serta mengarahkan anak-anak kepada kegiatan yang positif, seperti belajar, berolahraga, bermain bersama teman, mengaji dan mengembangkan bakat serta kreativitas.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus. Jangan sampai waktu mereka habis hanya untuk bermain media sosial. Mari kita dampingi dan arahkan mereka agar teknologi menjadi sarana untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi pengaruh yang kurang baik bagi tumbuh kembang mereka,” pesannya.
Kegiatan HKG PKK ke-54 tingkat Kecamatan Pamarican diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat solidaritas, kebersamaan dan semangat para kader PKK dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Dengan semangat HKG PKK ke-54, diharapkan seluruh kader semakin aktif bergerak, bersinergi dengan pemerintah dan seluruh unsur masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera serta melahirkan generasi penerus yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.